Selasa, 14 Jun 2022 17:18

PEMANTAUAN UJI KUALITAS MATA AIR DAN SUNGAI

Written by
Rate this item
(0 votes)

Untuk mengetahui kualitas mata air dan sungai di Kabupaten Banggai Kepulauan, dilakukan pengujian laboratorium terhadap beberapa parameter uji kualitas air yang terdiri dari parameter Fisika, Kimia dan Biologi.

 

Pengambilan sampel kualitas mata air dan sungai dilaksanakan oleh Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dan UPT Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kapan dan dimana lokasi yang dipantau ?

Pemantauan kualitas mata air dan sungai oleh Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dan UPT Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banggai Kepulauan meliputi mata air dan sungai-sungai yang terdapat dibeberapa tempat antara lain :

Waktu pelaksanaan  :  02 s/d 04 Juni 2022

Lokasi

  • Sungai Leng Bola, Desa Patukuki Kec. Peling Tengah
  • Mata Air Bukal, Desa Alakasing Kec. Peling Tengah
  • Mata Air Dunol, Desa Patukuki Kec. Peling Tengah

Waktu pelaksanaan  :  06 s/d 08 Juni 2022

Lokasi

  • Mata Air Mandoni, Desa Mansamat Kec. Tinangkung Selatan

Waktu pelaksanaan  : 09 s/d 11 Juni 2022

Lokasi

  • Sungai Tatakalai, Desa Tatakalai Kec. Tinangkung Utara
  • Mata Air Paisu Sinangkal Atas, Desa Tatakalai dan Ponding” Kec. Tinangkung Utara
  • Mata Air Paisu Sinangkal Bawah, Desa Tatakalai dan Ponding” Kec. Tinangkung Utara

        

Pemantauan kualitas air ini didasarkan untuk mengetahui sudah sampai mana kegiatan manusia mempengaruhi kualitas air atau sungai didaerah masing-masing.

Untuk mengetahui kualitas mata air dan sungai di Kabupaten Banggai Kepulauan, dilakukan pengujian laboratorium terhadap beberapa parameter uji kualitas air yang terdiri dari parameter fisika, kimia dan biologi.

Upaya pengendalian pencemaran air ini perlu dilalukan guna menjaga dan meningkatkan kualitas air sehingga dapat dilakukan pencegahan pencemaran pada air baik itu tercemar secara ringan, sedang maupun berat

Kegiatan ini juga dapat menjadi salah satu langka untuk mengingatkan kepada masyarakan agar dapat menjaga kualitas sumber mata air didaerah masing-masing.

Peran masyarakan untuk ikut serta dalam menjaga kualitas air sangatlah dibutuhkan, mengingat potensesi terbesar yang mengakibatkan air tercemar adalah masyarakat itu sendiri. Salah satu contoh yaitu menjadikan saluran drainase sebagai pembuangan air limbah rumah tangga dan juga kebiasaan membuang sampah ke sungai mengakibatkan sungai itu dapat tercemar.

Read 31 times
Login to post comments